AZA divonis, Rizal Djalil Menyusul ?

Hari ini pengadilan Tipikor menjatuhkan vonis bagi Antony Zeidra Abidin 4,5 tahun penjara ditambah denda 25o juta rupiah (Kompas Online, 7 Januari 2009) atas dugaan korupsi dan penyimpangan dana BLBI yang menghebohkan itu. AZA pejabat Wagub Jambi ini harus siap-siap melanjutkan mendekam dalam penjara dan rela melepaskan jabatannya sebagai Wagub Jambi. Selanjutnya KPK  dan Timtastipikor hari ini menyatakan berikutnya akan mulai membidik anggota DPR RI lain yang turut menerima dana BLBI ini.

Yang menjadi pertanyaan, siapa berikutnya yang akan berurusan dengan KPK dalam kasus BLBI ini. Kalau kita mencoba melacak di Google.com, dengan mudah kita akan diberikan 52 nama anggota DPR RI yang turut menikmati dana BLBI ini. Yang menakjubkan dari sederetan nama itu, nampaknya masih ada satu orang lagi wong Jambi yang bakal terseret. Dia adalah Rizal Djalil anggota DPR RI utusan Jambi yang juga adalah seorang putra asli Kerinci. Sekali lagi nama Jambi tercoreng di tingkat nasional karena persoalan Korupsi, sebelumnya seantero tanah air sudah dihebohkan dengan nama AZA (Wagub Jambi), Chalik Saleh (Sekda Jambi), Al Amin Nasution (Agt DPR RI asal Jambi), tapi apa mau dikata.

Kerinci Realitas mencoba melakukan searching melalui Google.com dengan key words: Rizal Djalil and 250 dana BLBI. Hasilnya adalah suguhan banyak sekali situs yang menyebut keterlibatan anak Kerinci ini sebagai salah seorang dari 52 penerima dana BLBI. Diantara situs itu adalah sbb

Indonesian Corruption Watch: http://antikorupsi.org/indo/content/view/12224/2/

Kompas Online: http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/28/17304676/ini.dia.wakil.rakyat.penerima.aliran.dana.bi

Detik.com: http://forum.detik.com/showthread.php?t=51610&page=2

Indo Forum: http://www.indoforum.org/showthread.php?t=51389

Apa Khabar Online: http://www.apakabar.ws/forums/viewtopic.php?t=50125&sid=3f4f389ac54f298889a9e81f03ca0296

Makalah Politik Online: http://www.makalahuntuksemua.co.cc/2008/08/makalah-politik.html

Harian Waspada: http://www.waspada.co.id/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=29018

Kesemua situs itu terang-terangan menyebut nama Rizal Djalil terlibat menerima dana BLBI. Artinya rakyat Jambi jangan terkejut nanti kalau nama ini betul-betul akan berurusan dengan KPK, sekali lagi nama Jambi akan tercoreng di arena Korupsi Nasional. Yang lebih memalukan tentulah ini akan mempermalukan rakyat Kerinci sebagai daerah asal Rizal Djalil. Kalau nanti pengadilan Tipikor juga memvonis dia “ikut rombongan” 52 koruptor itu, maka sudah pantaslah rakyat Jambi mencabut dukungannya terhadap Rizal Djalil sebagai wakil rakyat Jambi di DPR RI di Senayan.

Sudah saatnya kita membersihkan negeri ini dari orang-orang kotor seperti ini, apalagi Partai Amanat Nasional-partai yang katanya bersih dari KKN bentukan Amien Rais ini masih mencantumkan Rizal Djalil sebagai salah satu caleg DPR RI pada Pemilu 2009 nanti. Wajar rakyat Jambi menyingkirkan dan tidak memilih Politisi Busuk yang terlibat korupsi. Rakyat Jambi khususnya Kerinci harus menolak pencalonannya sebagai wakil rakyat, apalagi sudah harus berurusan dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Rakyat harus berani menolak dan tidak memilihnya pada Pemilu legislatif  2009.

Kita tolak politisi busuk,

Kerinci Realitas

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: