Realitas Kerinci Hari ini

Keberuntungan Kerinci kampung halaman kito:

1. Beruntung Kerinci selama ini dapat Bupati orang Kerinci, yang telah membawa nama baik Kerinci dapat Adhipura, piala Kalpataru sebelumnya tidak pernah dapat , soal bagaimana caranya itu terserah.

2. Beruntung Kerinci ada Pesta Danau tiap tahun untuk promosi Pariwisata walaupun wisatawannya tidak bertambah datangnyo karena jalan dekat rumah kami di Pulau Sangkar dan Muaro Imat rusak parah jadi kubangan kerbau kalau musim hujan tibo.

3. Beruntung kita Kerinci sekarang ada Lapangan Terbang yang sudah diresmikan Menteri Perhubungan RI ku baco dalam koran belum bisa jadi Bandara Reguler karena fasilitasnya yang belum layak , tapi Bandara non reguler. Saya tanya ke teman di Dep Perhubungan apa beda Bandara Reguler dan non reguler itu , kato teman saya kalau Bandara Reguler sdh terjadwal ada hari2 dan jam jam tertentu sperti Bandara2 Minang Kabau, Sultan Taha, Soekarno Hatta dll, kalau non reguler sewaktu-waktu saja jika ada yang mau pake alias charteran. Saya pikir siapa yang mau charter pesawat ke Kerinci, selama ini pesawat selalu ada kalau Pesta Danau, dicharter Pemda untuk tamu2 dr Jakarta dan Jambi ???

4. Beruntung Kerinci karena selama ini tidak ada kerusuhan dan anarkis karena Bupati kito cepat tanggap, masyarakat dibawah tekanan mana yang demo tangkap, tapi demokrasi di Kerinci tidak jalan ?

5. Beruntung Kerinci karena Tokoh Masyarakat dan Parpol di Kerinci bisa diam tidak banyak kritik sehingga Pemerintahan bisa berjalan mulus, jalan krupuss…. (maksa ni) tapi rakyat kurus.

“………. rakyat selalu mengharap dan berdo’a, amin… amin”

(Disunting dari pernyaataan Sdr Mawardi Yusuf di blog forum Komunitas Kerinci-Net Groups)

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: